-
Selingkuh Pada Waktunya
Beberapa hari lalu ada salah satu teman yang cerita kalau, calon suaminya selingkuh. Sebut saja Kinar. Beberapa bulan lagi Kinar dan mas Z menikah. “Mas Z selingkuh huhuhu, dia ngaku sendiri” Kinar mengawali cerita sambil nangis sesenggukan. Aku yang lagi PMS serta merta ngerespon ” HAHHHH. SUMPAH” dih kenapa aku lebay banget ya waktu itu. Padahal kan sebelum aku menikah, belajar bab selingkuh nya udah hatam. “Aku mau labrak pelakornya!! Ku maki-maki sekalian biar tau rasa” dibayanganku, badan Kinar naik turun sebab nahan emosi yang muncak di ubun-ubun. “Iya labrak aja sanaa labrak. Mau aku bantuin nggak ini? Hih gila, emosi gue!!” aku yang kesetanan malah ngasih semangat dia buat…
-
Catatan hitam : Di Balik Tirai Pernikahan
Sore itu, mendung seolah pindah ke wajah Gadis. Sahabatku yang biasanya meledak-ledak dengan tawa itu datang membawa sepi yang ganjil. Ia duduk bersandar, namun punggungnya tampak rapuh, seolah beban yang ia pikul lebih berat dari gravitasi bumi. ”Suamiku… sepertinya dia selingkuh,” bisiknya pelan.