• DarkStories

    Kavi: Sebuah Perjamuan Pengabaian

    Kavi adalah putra sulung istriku—warisan dari masa lalunya yang kuterima dengan tangan terbuka, atau setidaknya begitulah aku meyakinkan diriku sendiri saat itu. Kami bertemu di sebuah kafe yang aromanya masih bisa kuingat; saat itu dia baru berusia tujuh tahun, seorang bocah dengan wajah yang dipahat begitu elok, bersih, dan penuh vitalitas. Ketampanannya tidak mengejutkanku, karena ibunya adalah personifikasi dari kecantikan itu sendiri. ​Pernikahan pun terjadi. Aku melangkah ke dalam peran sebagai suami sekaligus ayah dengan kepercayaan diri yang hampir naif. Aku percaya aku mencintai Kavi, dengan intensitas yang sama besarnya dengan cintaku pada ibunya. ​“Bapak,” bisiknya, sebuah panggilan yang awalnya terdengar seperti musik. Ia akan bergelayut manja, mengadu tentang ketegasan…